Sakit Perut : Penyebab, Cara Diagnosa, Obat Alami dan Kimiawinya

0
283

Sakit perut sangat umum dialami. Penyebabnya bisa apa saja, mulai dari masalah perut yang ringan hingga masalah perut yang serius. Untuk mengetahui penyebab sakit perut, bisa dengan mengamati gejala yang ditimbullkan dan dimana pusat sakit perut berasal.

Mengonsumsi obat sakit perut pun tidak bisa sembarangan, harus disesuaikan dengan jenis sakit yang diderita. Lalu bagaimana cara mengetahuinya?

Penyebab Sakit Perut

Perut adalah bagian tubuh yang di dalamnya terdapat banyak organ penting pencernaan, seperti lambung, usus besar, usus halus, ginjal, kandung kemih hati, dan pankreas.

Pada wanita, perut juga tempat rahim berada. Karena banyaknya organ yang terdapat dalam perut, perut menjadi sangat rentan terhadap rasa sakit yang bersumber dari organ-organ dalam perut tersebut.

Dilansir dari situs MedlinePlus, situs penyedia informasi terpercaya seputar dunia kesehatan, berikut beberapa penyebab sakit perut yang umum terjadi:

  1. Sembelit atau sullit buang air besar

  2. Iritasi pada usus

  3. Alergi makanan, misalnya alergi makana yang mengandung laktosa

  4. Keracunan makanan

  5. Gastroenteritis atau yang juda disebut flu perut, yakni meradangnya saluran cerna akibat terinveksi virus

Selain penyebab umum tersebut, sakit pada perut juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit di antaranya:

  1. Radang usus buntu

  2. Aneurisma aorta abdominal, kondisi dimana arteri utama dalam tubuh menggembung dan melemah

  3. Penyumbatan usus atau obstruksi

  4. Kanker perut, usus besar (usus besar), dan organ lainnya

  5. Kolesistitis atau adang kandung empedu. Bisa terjadi dengan ,maupun tanpa batu empedu

  6. Iskemik usus, dimana pasokan darah ke usus menurun

  7. Diverticulitis atau peradangan dan infeksi usus besar

  8. Gastroesophageal reflux (GERD) yakni penyakit asam lambung

  9. Radang usus, Crohn atau kolitis ulserativa

  10. Batu ginjal

  11. Pankreatitis, yakni adanya pembengkakan atau infeksi di pankreas

Tak hanya diakibatkan oleh masalah di sistem percernaan, sakit pada perut juga bisa terjadi karena masalah di organ sekitar perut seperti pada dada atau panggul, misalnya diakibatkan oleh:

1. Nyeri haid, utamanya di hari-hari pertama menstruasi

2. Endometriosis, yakni radang akibat pertumbuhan jaringan endometrium disertai perambatan pembuluh darah yang keluar dari rahim. Radang yang terkait dengan hormon estradiol/estrogen ini lalu menyebabkan sakit di sekitar perut (rahim)

3. Ketegangan otot

4. Penyakit radang panggul (PID)

5. Kehamilan

6. Infeksi saluran kemih

Bagaimana Cara Mendiagnosa Sakit Perut?

Saking umumnya sakit perut dialami, terkadang kita mengabaikan saja saat rasa sakit ini menyerang. Beberapa perkiraan pun bermunculan di kepala kita terkait sakit perut yang kita alami.

Alasan yang paling sering muncul adalah, bahwa masalah perut ini disebabkan oleh sakit maag yang kambuh akibat telat makan, karena terlalu banyak makan makanan pedas, atau beranggapan makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelumnya kurang cocok di perut.

Padahal jenis masalah perut itu beragam, tidak jarang malah sakit pada perut menjadi salah satu gejala timbulnya penyakit serius.

Dilansir dari MedlinePlus berikut beberapa gejala sakit perut dan masalah kesehatan atau penyakit yang mungkin berhubungan dengannya:

  1. Sakit atau kram yang hebat pada perut

    Perut terasa sangat sakit dan kotoran saat BAB encer, mungkin anda mengalami gastroenteritis atau flu perut. Penyakit ini disebabkan oleh inveksi virus pada usus. Jika kotoran saat buang air besar tampak bercampur darah, itu artinya flu perut yang dialami sudah parah

  1. Sakit perut yang samar atau halus

    Sakit pada perut yang terasa samar atau halus tidak berarti masalah perut yang dialami juga ringan. Jenis sakit seperti ini terkadang justru merupakan gejala adanya penyakit yang sangat serius, seperti kanker usus besar.

    Kondisi ini bisa juga disebabkan oleh hal lain seperti gejala awal penyakit usus buntu.

  1. Sakit sedang pada lebih dari setengah perut

    Jenis rasa sakit ini yang paling umum dialami. Jika sakit perut dirasakan tidak terlalu hebat pada lebih dari setengah bagian perut, kemungkinan penyebabnya adalah virus yang menginfeksi organ perncernaan, gangguan pencernaan, masuk angin, atau perut bergas.

    Namun jika rasa sakit terasa sangat parah, hal itu mungkin disebabkan oleh penyumbatan usus.

  1. Nyeri pada bagian perut tertentu

    Sakit atau nyeri di salah satu bagian tertentu pada perut menandakan adanya masalah pada organ tertentu dalam perut. Letak atau lokasi sakit perut erat kaitannya dengan organ perut mana yang mengalami gangguan.

    Jika perut bagian kanan sakit secara tiba-tiba, penyakit yang mungkin anda alami adalah batu kandung empedu.

    Jika pusat rasa sakit di pusar lalu menjalar ke bagian kanan bawah perut, kemungkinan anda mengalami penyakit usus buntu.

    Sedang saat sakit perut terasa hanya di sebelah kiri atas bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi atau batu ginjal, radang pankreas, atau bahkan gejala kanker dan sakit jantung.

    Adapun masalah yang berhubungan dengan sakit perut di sebelah kiri bawah di antanya infeksi saluran kemih, radang usus, dan konstipasi atau sembelit.

    Pada wanita, sakit pada perut sebelah kiri bawah bisa jadi pertanda masalah organ reproduksi, seperti kehamilan ektopik yang biasa diistilahkan hamil di luar kandungan/ hamil anggur, Endometriosis, atau kista ovarium kiri.

5. Nyeri perut datang dan pergi
  1. Ada lagi jenis sakit perut yang datang dan pergi secara tiba-tiba. Seringkali, rasa nyeri yang disebabkan oleh jenis sakit perut ini cukup perih. Batu ginjal dan batu empedu adalah penyebab paling umum dari jenis sakit perut ini.

  2. Saat sakit perut menyerang, apa yang mesti dilakukan?

    Seringkali sakit pada perut datang secara tiba-tiba. Kita pun tidak tahu harus mengonsumsi obat mana untuk meredakan masalah perut tersebut.

    Saat itu terjadi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasinya, di antaranya:

    1. Minum air putih secukupnya.

    2. Selama beberapa jam, jangan dulu mengonsumsi makanan yang bertekstur padat

  3. 3. Jika sakit perut disertai dengan muntah, tunggu hingga 6 jam setelah muntah, baru kemudian isi perut anda dengan makanan seperti nasi, apel, atau kerupuk dalam porsi kecil.
  4. 4. Hindari mengonsumsi makanan bergas, jeruk, tomat, kafein, mimuman bersoda, makanan berminyak atau tinggi lemak.

Obat Sakit Perut Alami dan Kimiawi

Sakit perut juga dapat diredakan dengan mengonsumsi beberapa jenis bahan alami yang memiliki kandungan yang baik untuk pencernaan, seperti yang dilansir Lifehack sebagai berikut berikut:

    1. Minuman jahe dengan campuran madu

    2. Cuka apel dan madu

    3. Pisang

    4. Peppermint

    5. Chamomile

    6. Nasi Putih

    7. Yogurt

    8. Baking Soda

Adapun obat sakit perut kimiawi yang bisa dikonsumsi jika sakit yang dialami terjadi setelah makan, yakni antasida. Utamanya jika sakit perut berupa rasa mulas atau karena adanya gangguan pencernaan.

Obat untuk mengatasi masalah perut lainnya yang relatif aman dikonsumsi adalah acetaminophen (Tylenol).

Namun mengonsumsi obat ini hanya jika Anda yakin tidak mengalami gangguan pada liver/ hati. Yang perlu diingat, hindari aspirin, ibuprofen atau obat anti-inflamasi lainnya saat sakit perut melanda.