Nasional

Pasca Azis Syamsuddin Dipanggil KPK, Sejumlah Aset Miliknya di Bandar Lampung Langsung Dipindahkan

Azis Syamsuddin resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, terkait kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) di Lampung Tengah pada Sabtu (25/9/2021). Sejak saat itu, rumah Azis yang berada di Perumahan Way Halim, Bandar Lampung tampak sepi. Ketua RT setempat, Fikri Aska mengungkapkan, sejak panggilan pertama KPK Azis sempat berada di rumahnya di Bandar Lampung.

Namun menurut Fikri, Azis hanya berada di rumah selama dua hari saja, kemudian pergi. "Ya ada panggilan KPK pertama beliau enggak dateng itu beliau kayaknya ada di sini. Nah mungkin sehari dua hari, enggak lama itu sudah enggak lagi disini," kata Fikri dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Senin (27/9/2021). Lebih lanjut Fikri menuturkan, setelah Azis pergi lalu aset aset miliknya yang ada di dalam rumah dikeluarkan.

Aset tersebut di antaranya ada mobil minibus dan bus mewah besar. "Besoknya, asetnya itu seperti mobil minibus sama bus mewah yang gede itu dikeluarkan, sudah enggak ada lagi disana sejak pasca dia dipanggil KPK," terang Fikri. Fikri menambahkan, sebelumnya di rumah Azis ada dua orang pewagai, tapi kini salah seorang pegawai sudah dipindah tugaskan untuk mengawasi asetnya yang ada di Lampung Tengah.

"Itu ada dua orang pegawainya dulu disitu itu, cuman yang satunya sudah dipindah tugaskan untuk mengawasi aset beliau ada di Lampung Tengah itu," imbuhnya. Diwartakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin cukup dikenal oleh warga di Jalan Sumpah Pemuda, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung. Makanya mereka terkejut mengetahui Azis Syamsudin ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kaget juga, bisa jadi tersangka. Orangnya baik kok," kata RN (45), pemilik warung kelontong yang hanya mau ditulis inisialnya saja ini, seperti dikutip Kompas.com, Jumat (24/9/2021) pagi. Namun, RN mengaku jarang bertemu Azis secara langsung. Yang dikatakan RN dibenarkan Ketua RT 05, Lingkungan II, Fikri Aska.

Menurutnya, Azis hanya akan ada di rumah itu jika ada acara acara tertentu. "Jarang di rumah, biasanya kalau ada kegiatan politik saja. Rumah itu biasanya jadi posko pemenangan, misalnya pileg kemarin," kata Fikri. Selain itu, sejak seminggu terakhir ini rumah Azis tersebut tampak kosong.

Related Posts

Profil Lengkap KH Miftachul Akhyar Penerus KH Ma’ruf Amin yang Putuskan Mundur dari Ketua MUI

Profil lengkap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar (69) yang menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Melansir laman resmi PBNU, Kiai Miftachul lahir pada 1953 dan…

Jajaran di Kabupaten Badung dan Provinsi Bali Dukung Ajus Linggih sebagai Caketum AMPI

Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa mendukung penuh Agung Bagus Praktiksa Linggih atau yang akrab disapa Ajus Linggih sebagai Ketua Umum DPP AMPI…

Kepala BNPT Prediksi Ancaman Teror di Indonesia Melalui FTF hingga Lone Wolf

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar membeberkan bahwa ada sejumlah ancaman teror yang diprediksi akan terus dihadapi oleh Indonesia. Dia menyebut, salah satu ancaman…

Hari Pertama Kerja Jadi ASN Polri, Eks Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Mohon Doa Masyarakat

Eks penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mulai bekerja hari pertama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri pada Senin (3/1/2022). Novel mengaku dirinya akan bertugas di…

Komentar Mabes Polri Soal Harun Al Rasyid, Lolos Jadi Calon Hakim Agung Tapi Masih Berstatus ASN

Mabes Polri meminta Eks Kasatgas Penyelidik KPK Harun Al Rasyid untuk mentaati aturan yang berlaku di internal Polri lantaran dirinya telah lolos seleksi menjadi Calon Hakim Agung kamar…

Pimpinan MPR: Perjuangan Menghadirkan UU TPKS Harus Jadi Gerakan Bersama

Perjuangan menghadirkan Undang undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual harus menjadi sebuah gerakan bersama agar negara mampu melindungi korban kekerasan seksual yang semakin meningkat. "Mengakhiri kekerasan, menghadirkan payung perlindungan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *