Bulan ramadhan adalah bulan yang sangat spesial bagi umat muslim. Di bulan ini, umat muslim di seluruh dunia melakasanakan kewajiban ibadah puasa dan serangkaian ibadah sunnah lainnya seperti shalat tarawih, membaca al-quran dan lain-lain.

Untuk lebih meresapi makna bulan Ramadhan, yuk simak kata bijak ramadhan di bawah ini, yang dapat pula kamu jadikan caption untuk media sosialmu.

Kata Bijak Menyambut Bulan Ramadhan

Setelah satu tahun berpisah, kini ramadhan akan kembali. Upayakan yang terbaik sebelum akhirnya kita menyesal saat ia harus pergi lagi.

Mari memulai bulan Ramadhan yang suci dengan menyucikan jiwa. Dan salah satu caranya adalah dengan kata “maaf” pada semua teman atau kerabat yang mungkin pernah tersakiti.

Mari kita sambut bulan Ramadhan dengan mengucap syukur yang dalam kepada Ilahi. Karena tidak semua manusia yang mendapatkan kesempatan yang sama, bertemu lagi dengan bulan Ramadhan kali ini.

Marhaban ya Ramadhan. Selamat bersua kembali di tahun ini. Semoga kami tidak lagi mengecewakan kehadiranmu. Semoga pertemuan kita saat ini menjadi momen penuh kekhusyukan.

Sambutlah bulan Ramadhan dengan penuh suka cita. Karena tidak ada bulan lain yang sama dengannya. Bulan yang penuh dengan aura keberkahan.

Bulan Ramadhan sudah di depan mata, persiapkan tak hanya jiwa, namun juga fisik. Karena puasa membutuhkan kekuatan keduanya.

Kata Bijak Bulan Ramadhan

Jangan memikirkan bahwa Ramadhan hanya menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, Ramadhan adalah pembuktian seberapa besar kamu mencintai Allah melebihi dirimu sendiri.

Ramadhan adalah bulan ibadah, bukan bulan kuliner. Inti berbuka bukan makan yang terenak untuk berbuka sepuas-puasnya, melainkan agar bersyukur dengan berbuka secukupnya.

Mengucapkan cinta itu gampang, membuktikannya yang susah. Maka Ramadhan adalah waktu untuk membuktikan cinta kita pada Allah.

Tak ada bulan lain yang malamnya sehidup bulan Ramadhan. Di mana masjid-masjid melantunkan ayat suci yang menyejukkan jiwa setiap malamnya.

Membaca Al-quran dalam bulan Ramadhan itu bernilai pahala. Tapi pahala dan manfaat yang jauh lebih besar akan kita dapatkan saat kita mentadabburi maknanya.

Kenapa di bulan Ramadhan tidak boleh makan dan minum? Agar kita lebih menyadari betapa berharga rezki dari Allah.

Berbuka puasa bukanlah ajang membalas dendam. Berbukalah sebatas mendapatkan energi, bukan menumpuk kalori.

Tadarrus tidak harus di rumah. Bawa Al-quran kemana pun kamu pergi. Di sana, dalam ponsel pintar yang sudah menjadi bagian dalam hidupmu.

Muslim yang ikhlas bukan lagi menjadikan berburu pahala sebagai tujuan utamanya beribadah di bulan Ramadhan, melainkan berburu kasih sayang-Nya.

Perbedaan orang yang hanya ingin pahala dan yang ingin rahmat-Nya adalah saat mereka membaca Al-Quran. Yang ingin pahala hanya membaca, yang ingin rahmat akan mempelajari juga maknanya.

Bulan Ramadhan adalah saat ketika segelas air putih menjadi sesuatu yang sangat berharga dan disyukuri.

Puasa adalah proses mengumpulkan rasa syukur saat adzan berbuka dikumandangkan.

Godaan terbesar di bulan Ramadhan adalah di 10 malam terakhir, saat membeli baju baru di mall menjadi lebih penting ketimbang mengisi shaf di mesjid.

Ramadhan adalah bulan karantina untuk membiasakan pendekatan diri pada Allah sebagai bekal menjalani 11 bulan berikutnya.

Bulan Ramadhan adalah momen untuk mengecas kembali baterai iman dan takwa.

Pertemuan dengan teman dalam acara bukber itu baik, selama tidak mengorbankan pertemuan dengan Allah dalam shalat Maghrib dan tarawih.

Inti dari buka bersama adalah untuk manjalin kembali silaturrahim dalam momen Ramadhan, bukan sekedar untuk mendapatkan foto kebersamaan yang dipamerkan di media sosial.

Jangan hanya buka bersama, lanjutkan dengan shalat maghrib bersama.

Ramadhan adalah bulan pembiasaan melakukan ibadah dan menjaga hati. Muslim yang taat akan menjaga kebiasaan ini bahkan setelah Ramadhan berakhir.

Tidak ada bulan lain di dunia ini, di mana seluruh muslim merasa lebih bersemangat beribadah dan takut berbuat dosa, selain bulan Ramadhan.

Ramadhan akan selalu menyisakan kerinduan. Karena di bulan ini, ada 3 momen yang tak ada pada bulan lainnya : Sahur, berbuka puasa, dan tarawih.

Pada bulan puasa, salah satu hikmah yang Allah ingin ajarkan adalah bahwa kesabaran akan membuahkan kemenangan.

Puasa adalah latihan menguasai diri sendiri. Baik itu secara fisik maupun psikis.

Orang hebat adalah orang yang mampu mengendalikan nafsunya. Maka puasa ramadhan adalah momen untuk menempa kita menjadi muslim yang hebat.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2019 Fpedia.id

Skip to toolbar