Kenali 7 Gejala Kanker Serviks Sebelum Terlambat!

0
429
gejala-kanker-serviks

Kanker serviks adalah salah satu pembunuh bagi wanita yang sayangnya tidak banyak yang sadar akan gejala kanker serviks itu sendiri. Kanker serviks adalah jenis kanker yang menyerang bagian bawah rahim wanita atau yang biasa juga dikenal dengan sebutan kanker leher rahim atau kanker mulut rahim.

Penyakit kanker serviks adalah pembunuh wanita nomor 1 di Indonesia. Sedang di dunia, Indonesia tercatat berada pada urutan ke-2 dengan jumlah kasus kanker serviks terbanyak. Julia Perez atau yang lebih dikenal dengan sapaan Jupe adalah salah satu public figure tanah air yang terserang penyakit berbahaya ini. 

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebut human papillomavirus, atau HPV, yaitu sejenis virus yang dapat menyebabkan kutil pada kelamin. Virus ini juga dapat menyerang pria, tapi pada wanita bisa berujung pada kanker serviks.

Meski mematikan, penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan. Hanya saja kerap tidak terdeteksi sehingga baru ketahuan saat sudah mencapai stadium akhir. Kanker serviks seringkali tidak menampakkan gejala yang signifikan hingga benar-benar telah menyebar ke jaringan dan organ lain. Oleh karena itu, Anda sebagai wanita harus mengenali gejala kanker serviks sebelum terlambat.

Gejala Kanker Serviks

Berikut ini merupakan gejala kanker serviks yang harus Anda tahu seperti dikutip dari situs American Cancer Society dan situs Prevention.

1. Pendarahan abnormal pada vagina

Wanita yang terkena kanker serviks biasanya akan mengalami pendarahan yang tidak normal pada vagina, misalnya pendarahan setelah hubungan seks, atau pendarahan di luar periode menstruasi. Hal ini merupakan gejala paling awal dari kanker serviks. Selain itu, pendarahan pada wanita yang sudah monopause juga termasuk tidak normal. Jadi, hal tersebut terjadi pada Anda, maka segeralah memeriksakan diri Anda ke dokter.

2. Keputihan berlebihan

Setelah mengalami pendarahan, biasanya vagina juga mengeluarkan cairan keputihan yang tidak normal. Jika keputihan yang normal biasanya berwarna putih, bersih dan cair, maka lain halnya dengan keputihan pada penderita kanker serviks. Cairan keputihan akan berwarna coklat, berbau busuk, dan kadang bercampur dengan darah.

3. Pendarahan usai berhubungan intim

Sebenarnya pendarahan usai berhubungan intim merupakan hal yang wajar dan belum tentu gejala kanker serviks. Meski demikian, tetap diperlukan pencegahan dari serangan kanker serviks. Jangan ragu memeriksakan diri Anda ke dokter jika hal ini terjadi pada Anda.

4. Nyeri saat berhubungan intim

Sebagian wanita juga biasanya merasakan nyeri saat berhubungan intim. Tapi tidak ada salahnya berkonsultasi ke dokter jika mengalami hal ini. Karena mencegah tentu lebih baik daripada mengobati.

5. Nyeri pada panggul

Nyeri pada area panggul ditandai dengan rasa sakit yang tajam, nyeri saat berhubungan intim atau saat buang air kecil. Jika ini terjadi, maka kemungkinan ini merupakan tanda peringatan dari datangnya kanker serviks.

6. Kelelahan

Kelelahan merupakan tanda bahwa tubuh butuh istirahat. Meski terkesan remeh, kelelahan ternyata juga dapat menjadi gejala awal terjadinya kanker. Memang bukan gejala yang signifikan, tapi seorang penderita kanker serviks akan selalu merasa lelah dan lesu.

7. Adanya perubahan pada gerakan usus

Sering buang air kecil maupun air besar bisa jadi adalah gejala adanya suatu penyakit dalam tubuh. Jika hal ini terjadi kurang dari seminggu, maka tak perlu khawatir. Akan tetapi jika hal ini terjadi lebih lama maka segeralah memeriksakan diri.

Gejala-gejala di atas memang belum tentu disebabkan karena kanker serviks. Tapi mengabaikan gejala-gejala tersebut juga bukan sesatu yang baik. Jika Anda mengalami satu atau lebih dari gejala-gejala tersebut, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter. Karena semakin cepat diketahui semakin besar pula peluang untuk disembuhkan. Semoga artikel tentang gejala kanker serviks ini bermanfaat bagi Anda.